Kota Tangerang

DALAM RANGKA MEMPERINGATI HARI LAHIR PANCASILA, SMK YP KARYA 1 TANGERANG GELAR ACARA HATAMAN AL-QUR’AN BERSAMA SEGENAP PENGURUS YAYASAN PENDIKAN KARYA

TANGERANG |WIT– Memaknai nilai-nilai Pancasila sila pertama “Ketuhanan Yang Maha Esa”, SMK YP Karya 1 Tangerang menggelar acara Hataman Al-Qur’an bersama segenap pengurus Yayasan Pendidikan Karya . Kegiatan berlangsung khidmat , Jl. KH. Hasyim Ashari RT 03 RW 03, Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang.pada, senin.01 juni 2026

Turut hadir pembina yayasan pendidikan karya, Ketua Yayasan Pendidikan Karya, dr.Hj Erit Britiani. jajaran pengurus yayasan,Hj. Hani rengganis,S. E.,MM. Kepala Sekolah *H. Eko Dermawan On, MM. Si.*, dewan guru, komite sekolah.

Rangkaian acara dimulai dengan pembacaan ayat suci, tadarus bersama, doa khatam, dan tausiyah kebangsaan yang mengaitkan nilai Pancasila dengan semangat cinta Al-Qur’an.

Kepala SMK YP Karya 1 Tangerang, *H. Eko Dermawan, On. MM. Si.*, menegaskan khataman ini adalah bentuk pengamalan sila pertama Pancasila di lingkungan sekolah vokasi.

“Memperingati Hari Lahir Pancasila bukan hanya upacara bendera. Bagi kami, mengkhatamkan Al-Qur’an bersama-sama adalah wujud nyata pengamalan sila pertama. Kami ingin lulusan SMK YP Karya 1 Tangerang tidak hanya terampil dan siap kerja, tapi juga beriman, bertakwa, dan berakhlak mulia. Terima kasih kepada segenap pengurus Yayasan Pendidikan Karya yang selalu mendukung penuh program keagamaan ini,” ujarnya.

Ketua Yayasan Pendidikan Karya, *dr. Hj. Erit*, menambahkan bahwa Pancasila dan Al-Qur’an tidak bertentangan, justru saling menguatkan.

“Pancasila mengajarkan kita bertuhan, bertoleransi, dan gotong royong. Al-Qur’an mengajarkan akhlak dan adab. Maka lewat acara hataman ini kami ingin menanamkan pada siswa bahwa menjadi pekerja profesional harus berlandaskan nilai ketuhanan. Ini komitmen Yayasan Pendidikan Karya untuk SMK YP Karya 1,” tegasnya.

SMK YP Karya 1 Tangerang berkomitmen menjadikan pembinaan Al-Qur’an dan penguatan nilai Pancasila sebagai budaya sekolah guna mencetak lulusan “SMK BISA, SMK Hebat, SMK Berkah”.

(Burhanudin/Red )