“KASIH YANG MELAMPAUI PERLAKUAN ORANG”
🌅 Renungan Pagi
( Ps. Yudistira.DN )
📖 Lukas 6:35 (TB)
“Tetapi kamu, kasihilah musuhmu dan berbuatlah baik kepada mereka.”
Tidak mudah mengasihi orang yang menyakiti kita. Lebih mudah membalas, menjauh, atau menyimpan luka dalam hati. Tetapi Yesus mengajarkan sesuatu yang berbeda: jangan biarkan perlakuan buruk orang lain mengubah hati kita menjadi buruk.
Mengasihi musuh bukan berarti membenarkan kesalahannya. Berbuat baik bukan berarti membiarkan diri terus disakiti. Tetapi kita memilih untuk tidak membalas kejahatan dengan kejahatan, karena kita ingin karakter Kristus tetap terlihat dalam hidup kita.
Hari ini, mungkin ada seseorang yang sulit kita maafkan. Bawalah dia dalam doa. Lepaskan kepahitan, serahkan keadilan kepada Tuhan, dan tetaplah berbuat baik sejauh yang benar dan bijaksana.
Jangan biarkan luka menentukan siapa dirimu. Biarlah kasih Kristus yang menentukan bagaimana engkau merespons.
Mari Berdoa :
Tuhan, ajar aku memiliki hati seperti-Mu. Ketika aku disakiti, mampukan aku tidak membalas dengan kebencian. Berikan aku kekuatan untuk mengampuni, tetap berbuat baik, dan menyerahkan segala sesuatu ke dalam tangan-Mu. Amin.
Selamat pagi. Hari ini, pilihlah kasih daripada kepahitan, pengampunan daripada dendam, dan kebaikan daripada pembalasan.

