Kab.Tangerang

Lurah Kutabumi Ade Sunaryo Dukung Penuh Pembangunan Tanggul Saluran Pembuang Cipanggodokan untuk Atasi Banjir ​

Kab.Tangerang|wartaindonesiaterkini.com– Lurah Kutabumi, Ade Sunaryo, S.Pd., M.M., menyatakan dukungan penuh terhadap pelaksanaan pembangunan tanggul saluran pembuang Cipanggodokan. Proyek ini dinilai sangat penting untuk meningkatkan infrastruktur wilayah serta mengurangi risiko permasalahan banjir yang selama ini kerap terjadi di wilayah Kotabumi,Selasa ( 27/10/2026 ).

​Lurah Kutabumi ,Ade Sunaryo berharap agar pelaksanaan pekerjaan di lapangan dapat memperhatikan kondisi lingkungan sekitar, terutama yang berkaitan dengan mobilitas alat berat. Ia meminta pihak pelaksana untuk cermat dalam mengatur jalur lalu lintas, menjaga kebersihan jalan, serta mengantisipasi potensi gangguan lainnya bagi warga. Selain itu, ia juga secara khusus meminta agar pengurus RW 019 Perumahan Graha Teluk Jakarta dilibatkan secara langsung dalam koordinasi selama proses pengerjaan berlangsung.

​Hadir pula dalam kesempatan tersebut, Kepala Seksi Pengendalian dan Pemanfaatan Sumber Daya Air Kabupaten Tangerang, Defitri Yeni, S.T., M.T. Kepada wartawan wartaindonesiaterkini.com, ia menjelaskan bahwa kegiatan pembangunan tanggul Cipanggodokan ini dilaksanakan oleh Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kabupaten Tangerang melalui sumber dana APBD Tahun Anggaran 2026.

​Lebih lanjut, Defitri Yeni merinci bahwa kegiatan pembangunan ini terbagi menjadi dua tahap:

  1. ​Tahap 1, Pemasangan turap dengan batu kali di seberang Jalan Raya Cadas–Kukun (telah selesai dilaksanakan).
  2. ​Tahap 2, Pemasangan sheet pile (paku bumi/dinding turap baja) di sisi kiri dan kanan saluran pembuang Cipanggodokan yang berada di depan Perumahan Graha Teluk Jakarta.

​Ia menambahkan bahwa mobilisasi alat berat akan dimulai pada Rabu, 28 Oktober 2026, disusul dengan dimulainya pekerjaan fisik pada Kamis, 29 Oktober 2026.

​Tujuan utama dari pembangunan infrastruktur ini adalah untuk menangani banjir tahunan serta memperlancar aliran air menuju saluran yang lebih besar. Ke depannya, diharapkan warga Kecamatan Pasar Kemis dapat terhindar dari ancaman banjir tahunan yang kerap meresahkan masyarakat. ( Bintang/Alex Salembun )