Nasional

HUT ke-74 GKMI, Pdt. Dr. Robby Lempas Ajak Warga Gereja Perkuat Persaudaraan dan Kesatuan

LIPUTAN KHUSUS

MINAHASA, SULAWESI UTARA | wartaindonesiaterkini.com — Gereja Kristen Maranatha Indonesia (GKMI) memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-74 melalui ibadah syukur yang berlangsung pada Sabtu, 10 Oktober 2026, pukul 14.00 WITA, di Jemaat GKMI Mawar Sharon, Desa Manembo, Kecamatan Langowan Selatan, Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara.

Perayaan yang mengusung semangat kebersamaan dan pelayanan ini menjadi momentum penting bagi keluarga besar GKMI untuk mensyukuri penyertaan Tuhan sepanjang perjalanan pelayanan gereja sejak awal 1920-an hingga tahun 2026.

Ibadah peringatan HUT ke-74 GKMI dilayani oleh Ketua Umum GKMI, Pdt. Dr. Robby Lempas, M.Th., sebagai khadim. Sementara itu, sambutan disampaikan oleh Pdt. Calvein Sualang, S.H., S.Th.

Kegiatan ini dihadiri secara langsung oleh para pimpinan pusat, Majelis Daerah (MD) GKMI Sulawesi Utara, serta para gembala jemaat GKMI se-Sulawesi Utara. Melalui siaran langsung (live streaming), perayaan tersebut juga ditujukan bagi seluruh warga GKMI di berbagai wilayah Indonesia hingga luar negeri.

Ibadah Syukur Diwarnai Pujian, Tarian Tradisional, dan Kilas Balik Sejarah

Perayaan HUT ke-74 GKMI berlangsung dengan rangkaian acara yang menampilkan unsur ibadah, seni, budaya, dan refleksi perjalanan gereja.

Salah satu penampilan yang menjadi bagian dari acara adalah paduan suara PS. KBM/KIM Bunga Bakung Teep yang membawakan Mars GKMI. Penampilan tersebut menjadi ungkapan kebanggaan terhadap identitas dan perjalanan pelayanan GKMI.

Suasana perayaan juga dimeriahkan dengan pertunjukan Wonderland Indonesia, berupa tarian tradisional dari berbagai daerah di Indonesia yang dibawakan oleh para pemudi Maranatha dari Jemaat Narwastu, Paal Dua, Manado, Sulawesi Utara.

Selain itu, atraksi banners dan tamborin turut ditampilkan oleh GKMI Mawar Sharon Manembo, GKMI Gereja Pusat Amongena, serta Jemaat Imanuel Waleure.

Rangkaian acara semakin bermakna melalui pemutaran tayangan kilas balik sejarah lahirnya GKMI dan perkembangan pelayanannya dari awal tahun 1920-an hingga 2026. Tayangan tersebut menjadi pengingat bagi generasi penerus mengenai perjalanan panjang gereja, karya pelayanan, serta penyertaan Tuhan dalam pertumbuhan GKMI selama 74 tahun peringatannya.

Ucapan selamat ulang tahun juga disampaikan oleh para mantan Ketua Umum, mantan Sekretaris Umum, serta para Ketua Majelis Daerah GKMI dari berbagai wilayah di Indonesia dan luar negeri. Perayaan kemudian dilengkapi dengan prosesi pemotongan kue ulang tahun sebagai simbol ungkapan syukur atas pertambahan usia pelayanan GKMI.

Ketua Umum GKMI Tekankan Pentingnya Penundukan Diri kepada Tuhan

Dalam pesan yang disampaikan melalui firman Tuhan, Ketua Umum GKMI, Pdt. Dr. Robby Lempas, M.Th., menekankan pentingnya penundukan diri kepada Allah yang diwujudkan melalui kasih persaudaraan.

Pesan tersebut menjadi pengingat bahwa pertumbuhan gereja tidak hanya diukur dari perkembangan organisasi maupun jumlah jemaat, tetapi juga dari kualitas kehidupan rohani, kesatuan, dan kasih yang nyata di antara sesama warga gereja.

Menurut pesan yang disampaikan, penundukan diri kepada Tuhan harus tercermin dalam sikap saling menghormati, menghargai, menjaga persatuan, serta kesediaan untuk bersama-sama menjalankan kehendak Allah.

Nilai-nilai tersebut diharapkan terus menjadi landasan bagi seluruh pelayan Tuhan dan jemaat GKMI dalam menghadapi tantangan pelayanan serta memperluas pemberitaan Injil.

Pesan Khusus Ketua Umum kepada Seluruh Warga GKMI

Dalam wawancara terpisah, Ketua Umum GKMI, Pdt. Dr. Robby Lempas, M.Th., menyampaikan pesan khusus kepada seluruh warga GKMI, para pendeta, gembala, hamba-hamba Tuhan, dan jemaat di mana pun berada.

Mengawali pesannya, ia mengajak seluruh keluarga besar GKMI untuk senantiasa mengucap syukur kepada Tuhan Yesus Kristus sebagai Kepala Gereja, yang oleh kasih dan perkenanan-Nya GKMI dapat merayakan HUT ke-74.

“Shalom, buat semua warga GKMI yang diberkati Tuhan Yesus.

Dengan memanjatkan puji syukur kepada Tuhan Yesus Kristus sebagai Kepala Gereja, yang oleh perkenanan-Nya GKMI boleh merayakan Hari Ulang Tahun ke-74, harapan saya sebagai Ketua Umum GKMI, kita tetap menjaga kesatuan dan persatuan sebagai warga gereja GKMI yang menjunjung tinggi rasa saling menghormati dan menghargai satu dengan lainnya.

Kita berdoa dan bekerja untuk melebarkan Kerajaan Allah demi kemuliaan Tuhan.

Penundukan diri kepada Allah akan membuat kita berhasil mencapai tujuan Tuhan bagi kita, warga GKMI.

Dirgahayu GKMI ke-74.

Salam Maranatha.”

Pesan tersebut menegaskan pentingnya menjaga keharmonisan di tengah keberagaman pelayanan dan latar belakang jemaat. Kesatuan gereja perlu terus dirawat melalui kerendahan hati, sikap saling menghargai, serta komitmen untuk menempatkan kehendak Tuhan di atas kepentingan pribadi maupun kelompok.

### Momentum Memperkuat Komitmen Pelayanan

Peringatan HUT ke-74 GKMI tidak sekadar menjadi perayaan pertambahan usia organisasi gereja. Lebih dari itu, momentum ini menjadi kesempatan untuk melihat kembali perjalanan pelayanan, mensyukuri penyertaan Tuhan, dan memperbarui komitmen untuk terus melayani.

Dengan semangat kasih persaudaraan, seluruh warga GKMI diharapkan semakin memperkuat persatuan, membangun kerja sama ant jemaat, serta mengambil bagian dalam pemberitaan Injil dan perluasan Kerajaan Allah.

Memasuki usia ke-74, GKMI diharapkan terus bertumbuh menjadi gereja yang berakar kuat dalam firman Tuhan, hidup dalam kasih, dan memberikan dampak positif bagi masyarakat, bangsa, serta generasi yang akan datang.

Dirgahayu ke-74 Gereja Kristen Maranatha Indonesia.

Penundukan diri kepada Tuhan, kasih persaudaraan, dan kesatuan dalam pelayanan menjadi fondasi untuk terus melangkah bersama dalam menggenapi panggilan-Nya.

Salam Maranatha!

Liputan Khusus: Pdt. Yudistira Daniel Nangka