Warga dan Pengguna Jalan Keluhkan PJU di Kutabumi Pada Mati : Berharap Cepat Diperbaiki
Tangerang | WIT– Sejumlah warga dan pengguna jalan yang melintas di kawasan Jalan Raya Kutabumi, Kecamatan Pasar Kemis, mengeluhkan kondisi jaringan Penerangan Jalan Umum (PJU) yang padam sejak beberapa pekan terakhir.
Kondisi jalan yang gelap saat malam hari ini dinilai membahayakan keselamatan pengendara dan memicu kerawanan tindakan kriminal.
Berdasarkan pantauan di lokasi, titik padamnya lampu jalan terjadi di sepanjang jalur utama yang padat aktivitas. Ketiadaan cahaya praktis hanya mengandalkan lampu sorot dari kendaraan yang melintas serta sisa cahaya dari ruko-ruko di pinggir jalan.
Salah seorang warga setempat,Agus (34), menuturkan bahwa padamnya fasilitas publik ini sudah berlangsung cukup lama namun belum ada tanda-tanda perbaikan dari pihak terkait.
“Kalau sudah lewat jam 8 malam, jalanan ini sepi dan gelap sekali. Kami yang sering pulang kerja malam merasa was-was, khawatirnya ada kecelakaan karena lubang jalan tidak kelihatan, atau malah jadi sasaran begal,” ujar Agus, Selasa (23/6/2026).
Senada dengan Agus, salah satu pengendara roda dua, Indah Permatasari (27), mengaku harus ekstra hati-hati saat melintasi jalur tersebut. Terlebih, Jalan Raya Kutabumi dikenal memiliki mobilitas kendaraan yang cukup tinggi, baik sepeda motor maupun kendaraan roda empat.
“Sangat berbahaya, apalagi kalau habis hujan. Jalanan licin dan gelap, jadi pandangan terbatas banget. Kami minta Pemerintah Daerah (Pemda) atau dinas terkait jangan tutup mata. Tolong segera ambil sikap dan diperbaiki,” tegas Indah.
Masyarakat mendesak Dinas Perhubungan (Dishub) atau instansi teknis Pemerintah Kabupaten Tangerang untuk segera turun ke lapangan melakukan pengecekan.
Ditempat terpisah Plt Perkumpulan Wartawan Fast Respon Nusantara (PW-FRN) DPC Kabupaten Tangerang, Alexander Salembun meminta kepada Instasi terkait agar memperbaiki sejumlah lampu penerangan jalan yang tidak berfungsi sehingga pengguna jalan, baik yang berkendaraan maupun yang berjalan kaki merasa aman saat bepergian.
Lebih lanjut, Alex panggilan akrabnya yang juga warga kutabumi, dengan kurangnya lampu penerangan jalan dapat berpontensi rawan kriminalitas pada malam hari bagi warga yang beperpergian atau melakukan aktifitas mencari nafkah.
Hingga berita ini diturunkan, masyarakat Kutabumi masih menunggu respons cepat dan realisasi perbaikan dari pemerintah daerah demi mengembalikan kenyamanan serta keamanan pengguna jalan di malam hari. ( Bin71 /Red )

