Jakarta

Vernando Sihombing Ketum GNB : Jangan Jadikan Anak-Anak Indonesia Sebagai Korban Ketidaksiapan Sistem

Jakarta|WIT – Gaharu Nusantara Bersinar (GNB) pada prinsipnya mendukung setiap program pemerintah yang bertujuan meningkatkan kualitas hidup masyarakat, termasuk Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang memiliki cita-cita mulia untuk memperbaiki gizi anak-anak Indonesia dan menurunkan angka stunting.

Namun demikian, kami menilai bahwa hingga saat ini Program Makan Bergizi Gratis masih terus menimbulkan berbagai polemik, persoalan, dan kritik di tengah masyarakat. Berbagai laporan mengenai persoalan distribusi, kualitas makanan, keamanan pangan, pengawasan, hingga dugaan penyimpangan tata kelola menunjukkan bahwa program sebesar ini belum sepenuhnya siap dijalankan secara masif tanpa perbaikan mendasar.

Kami sangat prihatin ketika muncul berbagai kasus keracunan makanan, persoalan distribusi yang tidak merata, hingga dugaan korupsi yang menyeret pejabat terkait program tersebut. Fakta-fakta tersebut telah melukai rasa keadilan masyarakat dan menimbulkan pertanyaan besar mengenai efektivitas pengawasan negara terhadap program yang mengelola anggaran sangat besar.

GNB dengan tegas menyatakan:
Pertama, jangan sampai program yang seharusnya menyehatkan anak bangsa justru menjadi sumber masalah baru bagi kesehatan mereka. Setiap makanan yang diberikan kepada anak-anak Indonesia harus memenuhi standar keamanan, kebersihan, dan kualitas gizi yang ketat tanpa kompromi.

Kedua, pemerintah harus melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem distribusi dan pengawasan. Program sebesar ini tidak boleh dikelola dengan pendekatan coba-coba, karena yang dipertaruhkan adalah masa depan generasi bangsa.

Ketiga, seluruh penggunaan anggaran harus transparan dan dapat dipertanggungjawabkan kepada publik. Setiap rupiah uang rakyat harus benar-benar sampai kepada anak-anak yang membutuhkan, bukan menjadi lahan korupsi dan kepentingan kelompok tertentu.

Keempat, pemerintah perlu lebih bijak dalam menentukan prioritas sasaran penerima manfaat. Daerah-daerah dengan tingkat kemiskinan, stunting, dan kerawanan pangan yang tinggi harus menjadi prioritas utama agar program ini benar-benar tepat sasaran.

Kelima, masyarakat memiliki hak untuk mengkritik, mengawasi, dan mengevaluasi program pemerintah. Kritik bukan berarti menolak program, tetapi bentuk kepedulian agar kebijakan publik benar-benar memberikan manfaat yang nyata bagi rakyat.

Kami mengingatkan bahwa keberhasilan suatu program tidak diukur dari besarnya anggaran yang dihabiskan atau banyaknya publikasi yang dilakukan, melainkan dari hasil nyata yang dirasakan masyarakat. Pertanyaannya sederhana:
Apakah anak-anak Indonesia menjadi lebih sehat?
Apakah angka stunting menurun?
Apakah kualitas pendidikan dan kesehatan mereka meningkat?
Jika jawaban atas pertanyaan tersebut belum dapat dibuktikan secara nyata, maka evaluasi total harus segera dilakukan.

GNB mendesak pemerintah untuk tidak anti kritik dan berani melakukan pembenahan secara menyeluruh. Jangan sampai program yang lahir dengan niat baik justru kehilangan kepercayaan publik akibat lemahnya pengawasan dan tata kelola.

Anak-anak Indonesia bukan objek proyek. Mereka adalah masa depan bangsa yang harus dijaga dengan kebijakan yang benar, transparan, dan bertanggung jawab.
Gaharu Nusantara Bersinar akan terus berdiri bersama masyarakat dalam mengawal setiap kebijakan yang menyangkut masa depan generasi Indonesia.

Vernando Sihombing
Ketua Umum Gaharu Nusantara Bersinar (GNB)
“Bersama Melawan Narkoba, Membangun Generasi Berkualitas dan Berintegritas.” ( Red )