Proyek Perbaikan Saluran Air di Kecamatan Legok Diduga Dikerjakan Asal-asalan, Warga Keluhkan Genangan dan Papan Proyek Tak Jelas
Legok, Tangerang|wartaindonesiaterkini com – Pekerjaan perbaikan saluran air yang dibiayai APBD di Desa Palasari, Kec. Legok, Kabupaten Tangerang, dikeluhkan warga karena diduga dikerjakan tidak sesuai standar teknis.
Berdasarkan pantauan di lapangan, beberapa pekerjaan pemasangan udit atau saluran beton dilakukan tanpa lapisan dasar batu kerikil, coran, maupun adukan semen. Akibatnya, saluran yang baru dipasang justru menimbulkan genangan air meski wilayah tersebut tidak diguyur hujan selama beberapa minggu terakhir.
“Dasar tanahnya langsung dipasang udit begitu saja. Setelah dipasang, air malah menggenang. Ini jelas tidak sesuai aturan teknis,” ujar salah satu warga yang enggan disebutkan namanya, Rabu, ( 20/05/2026).
Selain itu, pekerja juga terlihat tidak menggunakan kelengkapan pakaian proyek sesuai standar K3. Papan proyek atau bener proyek pun dipasang tidak beraturan, bahkan ada yang ditempel asal-asalan di pohon dan dinding rumah warga.

Padahal, anggaran untuk pemasangan papan proyek sudah masuk dalam RAB dan seharusnya digunakan untuk membuat papan yang rapi dan informatif. Kondisi ini memunculkan dugaan adanya pemangkasan anggaran di lapangan.
Warga berharap pihak Dinas PUPR Kabupaten Tangerang dan inspektorat segera melakukan pemeriksaan terhadap proyek tersebut. Transparansi penggunaan APBD dan kualitas pekerjaan dinilai penting agar anggaran tidak sia-sia dan manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat.
“Kami cuma minta dikerjakan sesuai aturan. Ini uang rakyat, masa dikerjakan asal jadi,” tegas warga. (Estty)

