Penuh Hikmat, Jemaat GKMI Getsemani Kutabumi Rayakan Kebangkitan Kristus
TANGERANG |WIT–Perayaan Paskah di Jemaat Gereja Kristen Muria Indonesia (GKMI) Getsemani ,Jl.Nuri IV No 109 Kutabumi Kec.Pasar Kemis Kab.Tangerang melaksanakan ibadah perayaan Paskah dengan penuh sukacita dan Hikmat pada Minggu ( 5/4/2026 ) pagi. Ibadah berjalan dengan tertib dan lancar di bawah penjagaan aparat keamanan dari Polsek Pasar Kemis.
Ibadah Paskah dilayani oleh Gembala GKMI Getsemani Bapak Mika Triyoso, S.Mis. Dalam penyampaian firman Tuhan yang diambil dari kitab Matius 28:1-10, beliau menekankan makna kemenangan Kristus atas maut.
Dalam khotbahnya, Bapak Mika menyampaikan bahwa peristiwa kebangkitan bukan sekadar sejarah, melainkan sumber kekuatan bagi umat beriman untuk tidak merasa takut dalam menghadapi tantangan hidup.Sebagaimana pesan malaikat kepada para wanita di kubur kosong, jemaat diajak untuk membagikan kabar sukacita ini kepada sesama.
“Kebangkitan Kristus adalah bukti bahwa pengharapan itu nyata. Jangan takut, karena Dia yang bangkit menyertai setiap langkah kita,” ujar Bapak Mika Triyoso dalam Kotbahnya

Untuk memastikan kelancaran ibadah, personel dari Polsek Pasar Kemis turut bersiaga di lokasi. Petugas melakukan pemantauan di area pintu masuk dan sekitar gereja guna memastikan protokol keamanan berjalan dengan baik.
Henny Priwati mewakili Jemaat,Hamba Tuhan dan Majelis mengucapkan terimakasih dan apresiasi atas Kerja sama antara pihak gereja dan kepolisian, sehingga seluruh rangkaian acara mulai dari puji-pujian hingga akhir ibadah dapat berlangsung tanpa kendala berarti.
Nuansa dekorasi khas Paskah menghiasi ruang ibadah, menambah atmosfer perayaan yang penuh kemenangan. Seluruh jemaat tampak antusias mengikuti setiap rangkaian Ibadah, menciptakan momen persekutuan yang erat di lingkungan GKMI Getsemani Kutabumi.
Dengan berakhirnya ibadah ini, diharapkan semangat Paskah dapat terus terpancar dalam kehidupan sehari-hari jemaat, membawa damai dan kasih bagi masyarakat sekitar Kutabumi.
Perayaan Paskah di GKMI Getsemani di akhiri dengan makan bersama yang menandakan kekompakan dan kebersamaan antar sesama jemaat ,Hamba Tuhan dan Majelis. ( Bintang )

