Agus Flores: Tak Perlu GRIB Klarifikasi, Yang Terpenting Rencana Pengacauan Jakarta Gagal Total!
JAKARTA|WIT – Ketua Umum Fast Respon Counter Polri, Agus Flores, angkat bicara terkait polemik yang menyeret nama organisasi kemasyarakatan GRIB Jaya pasca kericuhan yang terjadi di Jakarta.
Menurut Agus Flores, fokus utama yang harus menjadi perhatian publik bukanlah soal klarifikasi berbagai pihak, melainkan fakta bahwa situasi keamanan ibu kota berhasil dikendalikan dan upaya pihak-pihak tertentu yang diduga ingin menciptakan kekacauan tidak mencapai tujuannya.
“Sekarang yang terpenting Jakarta sudah aman. Jangan sampai energi bangsa ini habis hanya untuk memperdebatkan hal-hal yang justru membuat pihak-pihak yang ingin mengacaukan negeri merasa diuntungkan,” ujar Agus Flores dalam keterangannya. Minggu, (30/8/2026)
Ia menilai, berbagai upaya yang berpotensi mengganggu stabilitas nasional harus dilihat secara jernih. Menurutnya, aparat keamanan telah menunjukkan kemampuan dalam menjaga situasi tetap kondusif sehingga berbagai potensi gangguan keamanan dapat dicegah.
Agus Flores juga menyoroti sosok Ketua Umum GRIB Jaya, Hercules Rosario Marshal. Menurutnya, selama ini Hercules dikenal sebagai figur yang memiliki loyalitas tinggi terhadap Presiden Prabowo Subianto.
“Saya melihat Bang Hercules memiliki komitmen dan loyalitas yang sudah lama terhadap Pak Prabowo. Itu bukan rahasia lagi. Perjalanan hidupnya penuh dinamika, tetapi yang terlihat adalah konsistensinya dalam memberikan dukungan kepada Pak Prabowo,” ungkap Agus Flores.
Lebih lanjut, Agus Flores berpandangan bahwa yang perlu diapresiasi saat ini adalah keberhasilan menjaga stabilitas nasional di tengah berbagai tantangan yang muncul. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tidak terpancing narasi yang dapat memperkeruh suasana.
“Bangsa ini harus fokus menjaga persatuan. Yang paling penting adalah keamanan tetap terjaga, masyarakat bisa beraktivitas dengan tenang, dan Jakarta tetap kondusif,” tegasnya.
Agus Flores menegaskan, keberhasilan menjaga keamanan ibu kota merupakan bukti bahwa negara hadir dan mampu menghadapi setiap potensi gangguan yang dapat mengancam ketertiban umum serta stabilitas nasional.( Alex Salembun )

