Jakarta

HOAKS! KEJAGUNG TEGASKAN TIDAK PERNAH TANGKAP JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO, AGUS FLORES IMBAU MASYARAKAT JANGAN TERPANCING

JAKARTA, 3 NOVEMBER 2026|WIT–Kabar yang beredar luas di media sosial mengenai dugaan penangkapan Jenderal Listyo Sigit Prabowo oleh Jaksa Agung dipastikan tidak benar alias hoaks. Informasi tersebut telah mendapat bantahan tegas dari pihak Kejaksaan Agung Republik Indonesia.

Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejaksaan Agung, Anang Supriatna, menegaskan bahwa kabar mengenai penangkapan maupun pengamanan pejabat tinggi Polri sebagaimana yang beredar di media sosial tidak benar.

Klarifikasi ini sekaligus meluruskan informasi yang berpotensi menimbulkan kegaduhan dan kesalahpahaman di tengah masyarakat, khususnya terkait hubungan antarlembaga penegak hukum di Indonesia.

Menanggapi perkembangan tersebut, Ketua Umum Fast Respon (FRN), Raden Mas MH Agus Rugiarto Astrodiarjo, S.H., mengingatkan masyarakat agar tidak mudah percaya terhadap informasi yang belum jelas sumber maupun kebenarannya.

Menurut Agus Flores, penyebaran berita bohong yang membawa nama pejabat tinggi negara dan institusi penegak hukum dapat merusak kepercayaan publik serta menciptakan opini yang tidak sesuai dengan fakta.

Ia menegaskan bahwa masyarakat memiliki hak untuk mendapatkan informasi yang benar. Karena itu, setiap kabar yang menyangkut Polri, Kejaksaan Agung, maupun lembaga negara lainnya harus diperiksa terlebih dahulu melalui sumber resmi.

“Jangan sampai masyarakat ikut menyebarkan informasi yang belum terbukti kebenarannya. Kita harus mengedepankan fakta, bukan isu. Kalau ada informasi seperti ini, periksa terlebih dahulu sumber resminya,” demikian pesan yang ditekankan dalam imbauan tersebut.

Agus Flores juga menilai bahwa kritik terhadap institusi negara merupakan bagian dari kontrol sosial yang sehat. Namun, kritik harus disampaikan berdasarkan data dan fakta, bukan melalui kabar bohong atau informasi yang sengaja dipelintir.

FRN menegaskan komitmennya untuk ikut mengawal informasi publik, mendukung transparansi, serta mendorong masyarakat agar semakin cerdas dan bertanggung jawab dalam menggunakan media sosial.

Dengan adanya klarifikasi dari Kejaksaan Agung, masyarakat diharapkan tidak lagi terpengaruh oleh kabar penangkapan Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang tidak benar tersebut.

PESAN AGUS FLORES: JANGAN MUDAH TERPROVOKASI HOAKS. KAWAL INSTITUSI DENGAN FAKTA, KRITIK DENGAN DATA, DAN JAGA PERSATUAN BANGSA.

( Alex Salembun )