“KETIKA HATI SUDAH TIDAK KUAT”
🌅 Renungan Pagi
(Ps. Yudistira.DN)
📖 Mazmur 50:15 (TB)
“Berserulah kepada-Ku pada waktu kesesakan, Aku akan meluputkan engkau, dan engkau akan memuliakan Aku.”
Ada saatnya kita tersenyum di depan banyak orang, tetapi diam-diam hati sedang lelah. Ada pergumulan yang tidak sanggup kita ceritakan kepada siapa pun. Ada doa yang terus dinaikkan, tetapi jawaban Tuhan belum juga terlihat.
Jangan menyerah. Tuhan tahu. Tuhan melihat. Tuhan mendengar.
Ketika kekuatan kita habis, Tuhan tidak meminta kita berpura-pura kuat. Dia berkata, “Berserulah kepada-Ku.”
Artinya, bawalah semuanya kepada Tuhan—air mata, ketakutan, kekecewaan, pergumulan, bahkan hal-hal yang tidak mampu kita ungkapkan dengan kata-kata.
Doa yang lahir dari hati yang hancur tetap sampai kepada Tuhan.
Dan ketika Tuhan menolong, kita akan mengerti bahwa pertolongan-Nya bukan sekadar membuat kita keluar dari masalah, tetapi membawa kita semakin mengenal siapa Dia.
Hari ini, jangan biarkan masalah lebih besar daripada imanmu. Jangan biarkan keadaan menentukan harapanmu.
Mungkin hari ini belum berubah.
Mungkin jalan keluar belum terlihat.
Tetapi Tuhan tetap ada.
Berserulah kepada-Nya. Tetap percaya. Tetap bertahan.
Sebab orang yang berharap kepada Tuhan tidak akan berjalan sendirian. Air mata hari ini dapat menjadi kesaksian tentang pertolongan Tuhan esok hari.
Mari Berdoa :
Tuhan, saat hatiku lemah dan langkahku terasa berat, ingatkan aku bahwa aku tidak sendirian. Aku memilih berseru kepada-Mu, bukan menyerah kepada keadaan. Pegang hatiku, kuatkan imanku, dan mampukan aku tetap percaya sampai pertolongan-Mu nyata. Amin.
Selamat Pagi…
Selamat beraktivitas Tuhan menyertai dan memberkati.

