Bentengi Generasi Muda, BKSG Kab. Tangerang Gelar Seminar Anti-Narkoba “Bahaya Narkoba Mengintai Keluarga”
Tangerang | wartaindonesiaterkini.com– Badan Kerja Sama Gereja (BKSG ) Kabupaten Tangerang mengambil langkah konkret dalam memerangi peredaran gelap dan penyalahgunaan narkotika. Sebagai bentuk kepedulian terhadap ketahanan keluarga, BKSG sukses menyelenggarakan seminar anti-narkoba yang mengusung tema “Bahaya Narkoba Mengintai Keluarga”, pada Sabtu ( 20/6/2026 ).
Acara seminar di selenggarakan di Gereja Kristen Muria Indonesia ( GKMI ) Getsemani di Jln.Nuri IV No.109 Pondok Sejahtera Kuta Baru Kec.Pasar Kemis Kab.Tangerang, yang dihadiri oleh ratusan jemaat, perwakilan gereja, serta tokoh masyarakat ini menghadirkan pakar hukum dan pencegahan narkotika nasional, Irjen Pol ( Purn ) Dr. Drs. Richard Nainggolan, S.H., M.M., M.B.A., yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Umum Gerakan Nasional Anti Narkotika (GRANAT).

Acara dimulai dengan menyanyikan lagu Puji-pujian yang di bawakan oleh MC Frans S dan tim dari GKMI Getsemani Kutabumi.
Dalam pemaparannya, Dr. Richard Nainggolan menerangkan permasalahan Narkotika di Indonesia dan jenis-jenis Narkotika serta menekankan bahwa sindikat narkoba saat ini tidak lagi hanya menyasar tempat-tempat hiburan malam, melainkan sudah menyusup hingga ke lingkungan keluarga.
“Narkoba adalah ancaman nyata yang bisa merusak masa depan generasi bangsa dalam sekejap. Benteng pertahanan terbaik bukan hanya aparat penegak hukum, melainkan keharmonisan dan komunikasi yang kuat di dalam keluarga. Orang tua harus peka terhadap perubahan perilaku anak-anak mereka,” tegas Dr. Richard.

Ia juga mengupas tuntas mengenai aspek hukum, jenis-jenis narkoba varian baru, serta modus operandi peredaran yang kian cerdik memanfaatkan teknologi digital.
Ketua BKSG Kabupaten Tangerang, Pdt. Djey Rilly Lyps Thamiend, M.A., memberikan apresiasi yang tinggi atas terselenggaranya acara ini. Beliau menegaskan bahwa gereja memiliki tanggung jawab moral yang besar untuk ikut serta melindungi umat dari jerat narkoba.
”Kami di BKSG Kabupaten Tangerang memandang bahwa seminar ini bukan sekadar program kerja, melainkan sebuah panggilan iman. Narkoba menghancurkan bait Allah, yaitu tubuh dan masa depan anak-anak kita. Melalui edukasi ini, kami berharap seluruh gereja di bawah naungan BKSG dapat menjadi pusat informasi dan edukasi anti-narkoba bagi jemaatnya,” ujar Pdt. Djey Rilly.
Senada dengan Ketua BKSG, Hamba Tuhan dari GKMI Getsemani, Mika Triyoso, M.Mis., turut memberikan pandangan mendalam mengenai peran gereja dalam merangkul mereka yang rentan atau bahkan yang sudah terlanjur terjerumus.
”Sebagai hamba Tuhan, kami melihat bahwa pencegahan harus berjalan beriringan dengan pemulihan. Anak-anak muda yang terjerat sering kali karena kehilangan figur atau ruang aman di rumah. GKMI Getsemani berkomitmen untuk terus bersinergi dengan BKSG guna menghadirkan pelayanan konseling serta pendekatan pastoral yang penuh kasih demi memulihkan generasi yang terancam,” ungkap Mika Triyoso.
Seminar yang berlangsung interaktif ini diakhiri dengan sesi tanya jawab yang dinamis antara peserta dan narasumber, serta poto bersama, komitmen bersama seluruh pengurus BKSG Kab. Tangerang untuk menyatakan perang terhadap narkoba (War on Drugs).
Melalui kegiatan ini, diharapkan tercipta sinergi yang kuat antara pihak gereja, keluarga untuk menciptakan lingkungan Kabupaten Tangerang yang bersih dan bebas dari narkoba. ( Bintang )

