GNB Serukan Gerak Cepat Nasional Lawan Narkoba: “Jangan Diam, Ini Darurat!”
JAKARTA, 1 Mei 2026|WIT — Gaharu Nusantara Bersinar (GNB) menyerukan gerakan cepat dan terstruktur secara nasional dalam menghadapi ancaman penyalahgunaan narkoba yang dinilai semakin mengkhawatirkan.
Seruan ini disampaikan dalam sarasehan nasional yang digelar secara hybrid di Jakarta, Jumat (1/5/2026).
Kegiatan tersebut menghadirkan Dewan Pembina Irjen Pol (P) Drs. Anjan Pramuka, Ketua Umum Vernando Sihombing, Sekretaris Jenderal Hendra Simanjuntak, serta Bendahara Umum Ferry Onibala, dan diikuti oleh jajaran pengurus GNB dari berbagai wilayah di Indonesia.
Sarasehan ini sekaligus menjadi momentum strategis untuk mensosialisasikan hasil Perjanjian Kerja Sama antara Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia dan GNB, serta memperkuat konsolidasi organisasi dalam membangun gerakan nasional melawan narkoba.
Dewan Pembina GNB, Irjen Pol (P) Drs. Anjan Pramuka, dalam arahannya menegaskan bahwa kondisi Indonesia saat ini berada dalam situasi yang tidak bisa dianggap biasa.
“Ancaman narkoba sudah sangat serius. Ini bukan situasi normal. Kita tidak boleh lambat, tidak boleh ragu, dan tidak boleh diam. Semua harus bergerak cepat,” tegasnya.

Beliau menekankan pentingnya percepatan pembentukan struktur organisasi hingga ke seluruh wilayah, mulai dari tingkat provinsi (DPW), kabupaten/kota (DPD), hingga ke kecamatan dan kelurahan.
Menurutnya, keberadaan organisasi di tengah masyarakat menjadi kunci utama dalam melakukan edukasi, pencegahan, serta membangun ketahanan sosial terhadap bahaya narkoba.
Selain itu, ia juga mendorong seluruh pengurus untuk aktif menjalin kolaborasi dengan berbagai pihak, baik instansi pemerintah, sektor swasta, maupun tokoh masyarakat.
Ketua Umum GNB, Vernando Sihombing, dalam kesempatan yang sama menegaskan bahwa seluruh jajaran organisasi harus mengedepankan prinsip kerja cepat dan kerja cerdas.
“Jangan menunggu. Jangan menunda. Setiap pengurus yang sudah menerima SK harus langsung bergerak. Ini bukan sekadar tugas organisasi, ini adalah panggilan perjuangan,” ujarnya.
Ia juga menyoroti pentingnya tindak lanjut konkret dari kerja sama dengan BNN RI. Menurutnya, seluruh pengurus daerah perlu segera melakukan koordinasi aktif dengan BNN Provinsi maupun BNN Kota/Kabupaten.

“Sinergi harus diwujudkan dalam aksi nyata. Kita harus hadir, bekerja, dan memberikan dampak langsung kepada masyarakat,” katanya.
Sekretaris Jenderal GNB, Hendra Simanjuntak, menambahkan bahwa soliditas organisasi menjadi faktor kunci dalam menjalankan gerakan nasional ini.
“Semua harus berjalan dalam satu visi dan satu arah. Tidak boleh ada gerakan yang berjalan sendiri. Kita harus kuat secara bersama-sama,” ujarnya.
Sementara itu, Bendahara Umum Ferry Onibala menekankan pentingnya komunikasi organisasi yang efektif dalam mendukung percepatan kerja di lapangan.
“Komunikasi yang baik akan memperkuat koordinasi dan menjaga organisasi tetap solid,” katanya.
Sarasehan yang berlangsung hampir tiga jam tersebut juga diisi dengan sesi laporan kegiatan dan diskusi dari berbagai wilayah. Ketua DPW Bali, Ibu Ruth, memaparkan perkembangan kegiatan di daerahnya sebagai contoh implementasi gerakan yang aktif.
Diskusi berlangsung dinamis dengan berbagai masukan dari pengurus DPW Jawa Timur, Banten, serta perwakilan Sumatera Utara dan Jawa Barat.
Menutup kegiatan, Ketua Umum kembali menegaskan pentingnya menjaga semangat perjuangan.
“Tetap solid, tetap bergerak, dan jangan pernah mundur. Kita tidak hanya melawan narkoba, tetapi juga menjaga masa depan generasi bangsa,” tegasnya.
Sarasehan ini menjadi penegasan bahwa Gaharu Nusantara Bersinar bukan hanya sebuah organisasi, melainkan gerakan nasional yang terus mendorong aksi nyata, kolaborasi luas, dan kerja cepat dalam upaya menyelamatkan Indonesia dari ancaman narkoba.
Salam Indonesia Bersinar!
( Bintang )

