Kab.Tangerang

SDN. Dukuh I Mengedukasi Kreasi Botol Plastik Sebagai Program Kokulikuler

 

Tangerang |wartaindonesiaterkini.com— Dalam upaya menguatkan kesadaran regenerasi siswa/i SDN.Dukuh I terhadap pentingnya menjaga kelestarian lingkungan, Kegiatan yang dikemas Education: Kreasi Botol Plastik untuk Bumi yang Lebih Hijau — Dari Sampah Menjadi Berkah, Bersama Jaga Bumi untuk Ibadah .

Siswa/i Sekolah Dasar maupun Sekolah tinggi menamainya kegiatan ini sebagai ZEROHERO PROJECT, sebuah gerakan yang mengajak siswa/i untuk menjadi “pahlawan bebas sampah” dengan mengurangi penggunaan plastik sekaligus mengolah limbah menjadi produk bermanfaat. Dalam kesempatan ini para siswa/i dari SDN. Dukuh I kelas 4 bersama- sama berkumpul di teras sekolah guna melaksanakan program Kokulikuler .

Salah seorang murid saat kami menanyakan mengatakan,”bahwa saya sangat senang, gembira dan seru bisa melukis dengan botol bekas ini, beramai -ramai ,” ucap Defi Jum’at ( 30/01/2026).

Dalam kegiatan ini, para siswa /i SDN. Dukuh I mengikuti praktik untuk membuat berbagai kerajinan ramah lingkungan dari botol plastik, mereka senang bisa berkumpul dan belajar bersama.

Bahan botol bekas ini bisa di ubah menjadi Pot tanaman untuk mendukung program penghijauan ,
Tempat pensil yang menarik dan fungsional, serta
Celengan kreatif yang mengajarkan budaya menabung sambil menyelamatkan lingkungan.

Para guru pembimbing / guru kelas membimbing siswa secara langsung, mulai dari pemotongan bahan, penyusunan bentuk ,pengecatan hingga dekorasi akhir. Suasana terlihat penuh antusiasme. Para siswa tidak hanya belajar membuat karya, tetapi juga memahami bahwa limbah plastik dapat menjadi sesuatu yang berguna dan bernilai.

Kehadiran kami disambut dengan sambutan hangat dari Kepala Sekolah Asep Adang Jauhari , S.Pd. dan dari guru pembimbing / guru kelas yang menyampaikan rasa terima kasih atas kunjungan kami wartawan.

Beliau menekankan bahwa kegiatan edukasi seperti ini sangat penting untuk menumbuhkan kepedulian sejak dini dan membangun kebiasaan baik dalam pengelolaan sampah. menunjukkan komitmen untuk menjaga kebersihan lingkungan. Gelar ini diharapkan menjadi dorongan moral agar mereka para siswa/i terus berperilaku ramah lingkungan di sekolah maupun di rumah. Dan
Menanamkan Kesadaran Lingkungan sebagai Ibadah, “pungkas Eva ( guru kelas/pembimbing).

Kegiatan Education ini sekaligus mengajak siswa memahami bahwa menjaga bumi merupakan bagian dari ibadah. Dengan mengurangi sampah dan memanfaatkan kembali material bekas, siswa turut berperan menjaga ciptaan Allah dan menghormati alam sebagai amanah.

(Estty)